Makrab Ipmami dan IPMAP 2019




SEJARAH MAKRABKAN GABUNGAN DUA ORGANISASI MAHASISWA
TAHUN ANGKATAN 2017/2018
IKATAN PELAJAR DAN MAHASISWA MIMIKA ( IPMAMI ) DAN
IKATAN PELAJAR DAN MAMHASISWA PUNCUK (IPMAP)

Thema : Tak dikenal maka tak disayang.
Sub Thema : Dedikasi Mahasiswa Kab, Mimika dan Kab, Puncak
dalam rangka menciptakan Manusia yang bertanggung
jawab dan berinteletual

A. PENDAHULUAN

Mahasiswa adalah insan pembelajar dan insan pencari ilmu yang selalu diharapkan
memiliki nilai dasar kemandirian dan kreativitas baik dalam pola pikirnya maupun dalam
ranah afektif dan psikomotor. Mahasiswa adalah agen perubahan. Melihat fakta sejarah,
berbagai perubahan dicetuskan oleh para pemuda. Menghadapi zaman dengan segala
dinamikanya, mahasiswa harus mempersiapkan diri dengan berbagai kemampuan.
Kemampuan-kemampuan tersebut meliputi hardskill dan softskill. Bila hardskill telah
didapatkan dalam bangku kuliah, maka penguatan softskill didapatkan melalui
kegiatan-kegiatan keorganisasian yang berorientasi pada pengabdian masyarakat. Maka
dari itu, Himpunan Mahasiswa Mimika dan Puncak akan menyelenggarakan Malam
Keakraban (MAKRAB) dengan fokus untuk melakukan penguatan softskill dan motivasi
mahasiswa agar lebih berkontribusi dalam pengabdian kepada masyarakat.

B. DASAR PEMIKIRAN

Ke Akraban merupakan suatu kata yang mudah terucapkan, tetapi sulit dilakukan.
Apalagi bila sedang berada dilingkungan yang serba baru, kampus baru, teman baru, dan
suasana baru. Hal tersebut membuat seseorang merasa canggung dalam berkomunikasi
ataupun manjalin hubungan kerjasama. Padahal salah satu kunci sebuah kesuksesan adalah
seseorang mampu bekerjasama membangun team work ataupun jaringan yang baik
dengan berbagai pihak manapun berbagai kalangan. Dengan adanya keakraban, bisa
dipastikan kerjasama akan terbentuk, tetapi yang menjadi permasalahan sekarang ini
adalah bagaimana membentuk sebuah keakraban di suatu lingkungan yang serba baru. Hal
inilah yang memerlukan cara dan upaya agar suasana harmonis serta rasa solidaritas dapat
tetrcipta dalam lingkungan tersebut.
Melihat kondisi tersebut kami sebagai panitia dari Himpunan Mahasiswa Mimika dan
Puncak komitmen mencari solusi untuk mengatasi permasalahan itu. Salah satunya
dengan mengadakan kegiatan “Malam Keakraban (Makrab)“. Dimana dengan kegiatan ini
diharapkan mampu membentuk keakraban yang menghasilkan sikap solidaritas antar
sesama melalui kreativitas bisa membentuk sebuah jalinan kerjasama maupun jaringan
yang baik dengan satu sama lain dimana kita berada dan Melahirkan
pemimpin-pemimpinan yang adil, bermartabat takut akan tuhan dimana mereka mengabdi
membanggun tanah papua lebih khususnya Kabupaten mimika dan Kabupaten puncak.

C. MAKSUD DAN TUJUAN KEGIATAN

Maksud dan tujuan dari kegiatan makrab ini adalah :
1. Mahasiswa mimika dan Puncak, menambah wawasan dan pemikiran yang luas
tentang suatu hal yang baru yang berada di luar kampus.
2. Mahasiswa dapat mengikat rasa kekerabatan lebih dalam lagi untuk kekuatan
persaudaraan. Terjalinnya keakraban antara mahasiswa Pendidik. Karena itu
merupakan suatu bahan yang penting dalam keharmonisan kehidupan mahasiswa.
3. Mahasiswa sebagai insan yang mampu mengembangkan nalar kritis, analitis, dalam
setiap permasalahan. Mahasiswa menjunjung tinggi moral dan etika akademik.
Mahasiswa mampu melakukan transformasi keilmuan sesuai dengan disiplin ilmunya
menuju ke arah rekonstruksi sosial yang berkeadilan.
D. Masa Keakraban Dua Organisasi berlangsung jumat 31 Mei -1 Juni 2019.
Kegiatan ini diawali dengan pembukaan acara yang dilaksanakan di Gedung RKW,
Jl.Rejekwesi No.8 Gading Kasri Kabupaten Malang Jawa Timur dan secara resmi dibuka
Kegiatan makrab (malam keakraban) Organisasi Ikatan Pelajar Mahasiswa Mimika
(IPMAMI) dan Ikatan Pelajar dan Mahasiswa puncak (IPMAP) Se –Malang Raya resmi
dibuka jumat (31/5/2019) pukul 14.00 Wib, oleh Dery uamang selaku Ketua Panitia
Makrab periode 2017/2028.
Peserta yang hadir berjumlah 57 orang, terdiri dari pelajar dan mahasiswa yang ada
di Malang, serta tamu undangan yaitu alumni IPMAMI dan IPMAP Malang serta dari Ikatan pelajar dan Mahasiswa malang Mimika dan Ikatan pelajar dan Mahasiswa
PUNCAK (IPMAP) Malang. Berjumlah selurunya perserta maupun panitia dan
Simpatisan 92 peserta.
a. Pembawah Materi:
1. Adaptasi Lingkungan di bawah oleh bpk Krinus Kum S.IP.M.SI
Waktu pukul:15:15-16:30. Penanggung jawab panitia.
2. Leadership di bawah oleh ibu dockter Armid Wally.
Waktu pukul: 16:30-17:30. Penanggung jawab panitia.
3. Profile IPMAMI di bawah oleh mantan ketua ipmami Arinus piligame
Waktu pukul: 18:30-19:30. penanggung jawab panitia
4. profile IPMAP di bawah oleh Ketua IPMAP Rodhy kulla
Waktu pukul: 19:40- 20:30. penanggung jawab panitia
B. Foto Peserta yang hadir berjumlah 57 peserta
Waktul pukul: 21: 15.-21:40. Makan bersama
Waktu Pukul: 20:00. Istrahatkan peserta dan perserta laki-laki antar bermalam di
kontrakan IPMAMI dan peserta cewe di antarkan dikontrakan putri Lanni jaya karena
pemilik Gedung tidak isinkan bermalam di tempat sewa gedung sehinggah panitia kerja
keras dan kerjasama dengan paguyuban Lanny jaya kontrakan putri.
E. Pagi tgl 1 Juni 2019.
1. Waktu pukul:05: 30 -06:00. Sarapan pagi
2. Waktu pukul:06:00-07:00. persiapan keberangkatan panitia dan peserta berada dalam
bus. menuju Pantai, pantai Ngantep Malang selatan kabupaten Malang jawa timur.
3. Waktu pukul: 09:.50-. Sampai di pantai Ngantep, Pantai Malang selatan.
4. Waktu pukul: 10.00.Mulai kegiatan OUTBON.
Foto Kegiatan outbon.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut (31 Mei- 1Juni 2019) diadakandi kota
Study jawa timur lebih khusunya Kabupaten Malang jawa timur.
● Anda tentu saja pernah menjadi bagian dari suatu organisasi,kelompok,atau komunitas.
Pernahkah anda merasa acuh tak acuh saat awal anda masuk organisasi atau kelompok
maupun komunitas tersebut ?. Sebagian dari anda mungkin ada yang merasakannya dan
sebagian lagi mungkin tidak, tergantung bagaimana kepribadian anda. Bagi anda yang
pernah merasakannya, tidak perlu khawatir, hal tersebut merupakan hal yang wajar untuk
membentuk mental, intelektual,.kebersamaan, tidak membeda-bedakan ko suku ini ko
agama ini dan sebagainya.
● Metode analisis khusus yang dilakukan bisa saja berupa tes dan juga non tes. Namun
dalam lingkup organisasi, metode tes jarang sekali digunakan, dan yang lebih sering
digunakan yaitu metode non tes, seperti halnya Makrab. Makrab atau singkatan dari Masa
Keakraban adalah suatu kegiatan yang dilakukan sebuah organisasi yang bertujuan untuk
mengakrabkan dan lebih mengenal antar anggota dalam organisasi
● Dalam kegiatan ini biasanya diisi dengan kegiatan-kegiatan yang mendukung bagaimana caranya
agar anggota-anggota dalam organisasi bisa lebih dekat dan lebih akrab khususnya anggota baru.
Kegiatan yang biasa dilakukan yakni permainan berkelompok, sharing pendapat, makan bersama
sampai tidur bersama sama dalam satu tempat.
Contoh foto permainan kegiatan dibawah ini.
Berangkat Mengasah Talenta, Kembali Untuk Berkaraya.
Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit..? Namun seekorpun daripadanya tidak
akan jatuh kebumi diluar kehendak Bapakmu. dan kamu, rambut kepalamu terhitung
semuanya, sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga daripada banyak
burung pipit’’. (mat 10: 29-31).
Mengidentifikasi masalah dan mengambil keputusan yang tepat,mengambil Keputusan
atas pertimbangan yang telah didentilikasi dengan baik akan membuat keputusan tersebut
menjadi obyektif dan tidak berpihak pada keputusan yang diambil bukan untuk keperluan
sekelompok orang , tetapi untuk keberlangsungan organisasi. Memiliki komitmen terhadap
Tim. Ciptakan kesetiaan (saling memberikan komitmen satu sama lain), komitmen atas visi
dan mutu, (Kualitas dan kesempurnaan), kemauan bersaing, (komitmen tanggung jawab
untuk terus mengem-bangkan diri, keteguhan mental (komitmen untuk gigih dan penyelesaian
dan disiplin pribadi.
Membangun hubungan kerjasama guna meningkatkan mentalitas, moralitas dan
spritualitas pelajar dan mahasiswa IPMAMI dan IPMAP antar anggota organisasi dan
pelajar dan mahasiswa pada umumnya serta masyarakat melalui organisasi.
Mengenal diri-sendiri adalah pondasi untuk mengembangkan diri. Yang dimaksud
dengan mengenali diri-sendiri adalah mengenali pola dirimu di dalam merespon sebuah
keadaan. Respon yang kamu berikan ketika terjadi atau mengalami sesuatu, dapat berupa
pemikiran yang muncul, perasaan yang hadir, perkaatan, sikap, atau perbuatan. melalui
beberapa bentuk respon tersebut, kamu menali, seperti apa dirimu yang sesunggunya, jika
pada situasi-situasi tersebut responmu konsisten,maka itulah gambaran dirimu yang
sebenarnya.
F. Penutup kegiatan Makrab
1. Waktu pukul:16:00. pesan, kesan
2. Waktu pukul: 16:57 makan bersama
3. Waktu pukul: 18:00. Meninggalkan tempat OUTBON
H. Pengertian Organisasi Menurut Definisi Para Ahli
Ditinjau dari pengertian organisasi yang beragam seperti pengertian organisasi
secara umum dan luas, para ahli juga mengemukakan pendapatnya mengenai pengertian
organisasi antara lain sebagai berikut :
● Stoner, Menurutnya pengertian organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan
melalui mana orang-orang dibawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama
● Stephen P. Robbins, Menurut definisinya, pengertian organisasi adalah kesatuan
(entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif
dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk
mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.
● James D. Mooney, Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk
mencapai tujuan bersama.
● Chester I. Bernard, Menyatakan bahwa organisasi adalah suatu sistem aktivitas
kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
● Drs. H. Malayu S,P, Hasibuan, menurutnya pengertian organisasi adalah sebagai
proses penentuan, pengelompokan, dan pengaturan bermacam-macam aktivitas yang
diperlukan untuk mencapai tujuan bersama.
● Max Weber, Menurut pendapatnya pengertian organisasi adalah suatu kerangka
hubungan terstruktur yang didalmnya terdapat wewenang, dan tanggung jawab serta
pembagian kerja menjalankan sesuatu fungsi tertentu.
● Prof. Dr. Sondang P. Siagian adalah setiap bentuk persekutuan antara dua orang /
lebih yang saling bekerjasama serta terikat secara formal dalam rangka melakukan
pencapaian tujuan yang sudah ditentukan dalam ikatan yang ada pada seseorang atau
beberap orang yang dikenal sebagai atasan dan seorang atau kelompok orang yang
dikenal sebagai bawahan
● Paul Preston dan Thomas Zimmerer adalah suatu kumpulan orang yang telah
disusun dalam sebuah kelompok-kelompok yang saling bekerjasama dalam mencapai
tujuan secara bersama.
● Philip Slznic, yang menyatakan bahwa organisasi adalah suatu peraturan personil
berguna dalam mempermudah dalam melakukan pencapaian dari beberapa tujuan
yang sudah ditetapkan lewat alokasi tanggung jawab dan fungsi atau Through the
allocation of functionss and responsibilites.
● Thompson, yaitu organisasi adalah suatu perpaduan antara anggota-anggota spesial
yang sangat impersonal dan rasional yang saling bekerjasama (koperasi) dalam
mencapai tujuan-tujuan yang spesifik yang sudah diumumkan.Tujuan Organisasi
Setiap manusia memiliki kepentingan dan tujuan yang berbeda-beda, hal tersebut
menjadi sebab adanya tujuan dalam organisasi, dengan menyatukan kepentingan dan tujuan
yang berbeda-beda untuk menjadi kepentingan dan tujuan yang sama. Tujuan organisasi
berpengaruh dalam mengembangkan organisasi baik dalam perekrutan anggota, dan
pencapaian apa yang ingin dilakukan dalam berjalannya organisasi tersebut.
Tujuan-tujuan organisasi antara lain sebagai berikut :
1. Mengatasi terbatasnya kemampuan, kemandirian dan sumber daya yang dimilikinya
dalam mencapai tujuan
2. Sebagai tempat mencapai tujuan dengan selektif dan efisien karena melakukan secara
bersama-sama
3. Sebagai tempat mendapatkan jabatan dan pembagian kerja
4. Tempat mencari keuntungan bersama-sama
5. Sebagai tempat mengelola dalam lingkungan bersama-sama
6. Sebagai tempat mendapatkan penghargaan
7. Sebagai tempat dalam mendapatkan kekuasaan dan pengawasan
8. Sebagai tempat menambat pergaulan dan memanfaatkan waktu luang
Ciri-Ciri Organisasi
Mengacu pada tujuan dan pada pengertian organisasi yang ada diatas maka dapat kita
mengambil beberapa ciri-ciri organisasi yang memiliki batasan yang sangat jelas dan
gambaran mengenai bagaimana organisasi itu dan apa sebenarnya ciri-ciri dari organisasi
dikatakan sebagai organisasi.
● Kumpulan manusia
Organisasi dikatakan sebagai organisasi ketika memiliki anggota sebanyak dua
atau lebih dari dua orang yang dapat berperilaku dalam organisasi untuk mencapai tujuan
dengan sadar sesuai dengan tujuan organisasi.
● Tujuan bersama
Tujuan bersama merupakan suatu ciri utama dalam organisasi yang membedakan
dengan suatu kelompok. Bahkan pada salah satu pengertian organisasi yang ada diatas
telah menjelaskan bahwa tujuan organisasi mestinya disuarakan dan dipublikasikan oleh
pemimpin ataukah orang yang diakui sebagai orang yang ditokohkan. Namun, tidak
dapat disangkali bahwa pada tiap anggota pastilah mempunyai beberapa tujuan pribadi
yang tidak sama persis dengan para anggota lainnya, walaupun mereka telah berkumpul.
Akan tetapi dengan adanya tujuan organisasi maka setiap individu tersebut mesti
melaksanakan tujuan organisasi tersebut. Organisasi yang memiliki kekompakan ialah
yang mempunyai tujuan yang sama dengan para anggotanya apalagi anggota mereka
berada pada tataran bahwa. Contohnya, pada suatu organisasi semisal perusahaan bisnis
yang telah menghasilkan keuntungan dalam memperkaya diri mereka dan memberi
penghidupan dan memberikan makan kepada para anggota. Semua anggota jelas
mempunyai tujuan yang sama sehingga akan terdorong terus untuk selalu bekerja sama.
● Kerja sama
Organisasi mempunyai ciri-ciri seperti kerjasama. Tentunya tidak pantas jika
pada suatu kumpulan manusia yang mempunyai tujuan yang sama itu tidak bekerja sama,
hal ini akan membawa musibah kepada organisasi karena tentunya tidak adanya kerjasama
dalam suatu organisasi maka organisasi tersebut akan hancur.
● Aturan-aturan
Aturan umumnya terbentuk setelah organisasi tersebut sudah ada. Adanya aturan
ini merupakan suatu bentuk ciri dari organisasi formal yang memiliki tujuan dalam
mengatur pada setiap anggota supaya kerjasama dapat terjalin secara efektif, efisien dan
memiliki tanggung jawab dalam berorganisasi. Aturan ini seringkali dinamakan sebagai
konstitusi atau anggaran dasar.
● Pembagian tugas.
Pada sebuah organisasi yang formal mengenai pembagian tugas sesuai dengan
kemampuan dan kapasitas dari anggota, hal ini sangat penting untuk tercapainya tujuan
organisasi dan dapat mempermudah dalam pencapaian tujuan para anggota organisasi.
Berkat adanya pada pembagian tugas yang kemudian diatur dalam aturan atau konstitusi maka mau tidak mau, suka tidak suka maka orang-orang yang berada dalam organisasi
tersebut mesti melakukan kerja sama dengan beberapa aturan bersikap seperti profesional,
memiliki loyalitas terhadap organisasi untuk tercapai tujuan organisasi dan menjaga
eksistensi dalam sebuah organisasi.
G. Unsur-Unsur Organisasi
Setiap organisasi memiliki beragam unsur antara lain sebagai berikut :
● Unsur-Unsur Organisasi Secara Umum
Man, adalah unsur utama pembentuk organisasi yang disebut sebagai personil
atau anggota yang menurut fungsi dan tingkatannya terdiri atas unsur pimpinan
(administrator) sebagai pemimpin tertinggi organisasi, para manajer pemimpin unit tertentu
suatu kerja sesuai fungsinya dan para pekerja (workers). Setiap hal tersebut merupakan
kekuatan organisasi.
Kerja Sama, adalah unsur organisasi dimana setiap anggota atau personil melakukan
perbuatan secara bersama-sama untuk tujuan bersama.
Tujuan Bersama, adalah Sasaran yang ingin dicapai/ diharapkan baik dari prosedur, program,
pola atau titik akhir dari pekerjaan organisasi tersebut.
Peralatan (Equipment), adalah sarana dan prasarana yang berupa kelengkapan dari
organisasi tersebut baik itu berupa bangunan (gedung, kantor), materi, uang, dan kelengkapan
lainnya.
Lingkungan (Environment), adalah unsur organisasi yang juga memiliki pengaruh. Faktor
tersebut adalah ekonomi, sosial budaya, strategi, kebijaksanaan. anggaran, dan peraturan yang
telah ditetapkan.
Kekayaan Alam, yang termasuk dengan kekayaan alam adalah air, cuaca, keadaan iklim,
flora dan fauna.
Kerangka/Kontruksi Mental Organisasi, adalah landasan dari organisasi yang berada
pada visi organisasi tersebut dibuat.
● Unsur-Unsur Organisasi Menurut Keith Davis
1. Unsur Pertama, bahwa partisipasi atau keikutsertaan sesungguhnya merupakan
keterlibatan mental dan perasaan, lebih daripada semata-mata atau hanya keterlibatan
secara jasmaniah
2. Unsur Kedua, adanya sikap sukarela dalam membantu kelompok mencapai tujuan
tertentu.
3. Unsur Ketiga, unsur tanggung jawab merupakan rasa yang paling menonjol dalam
menjadi anggota
● Unsur-Unsur Dasar Organisasi
1. Personil atau anggota
2. Visi
3. Misi
4. Wewenang
5. Struktur
6. Hubungan
7. Formalitas
8. Sumber Energi
9. Proses Kegiatan organisasi
Teori-Teori Organisasi
Terdapat macam-macam teori organisasi antara lain sebagai berikut :
1. Teori Organisasi Klasik
Teori organisasi klasik adalah teori yang memiliki konsep organisasi mulai dari tahun
1800 (abad 19) yang mendefinisikan organisasi adalah sebagai struktur hubungan,
kekuasaan-kekuasaan, tujuan-tujuan, peranan-peranan, kegiatan-kegiatan, komunikasi
dan faktor lain ketika orang bekerja sama. Teori klasik sangat tersentralisasi dan
tugas-tugasnya terspesialisasi serta pemberian petunjuk mekanistik struktural yang
kaku dan tidak kreatif yang digambarkan oleh para teoritisi.
Teori Klasik disebut juga dengan teori tradisional.
Teori klasik berkembang dalam 3 jenis aliran antara lain sebagai berikut :
1. Teori Birokrasi, teori birokrasi dikemukakan oleh Max Weber dalam bukunya yang
berjudul “The Protestant Ethic and Spirit of Capitalism
2. Teori Administrasi, teori administrasi dikembangkan atas sumbangan dari Henry
Fayol dan Lyndall Urwick dari Eropa serta Mooeny dan Reliey dari Amerika
Manajemen Ilmiah, teori ini dikembangkan oleh Frederick Winslow Taylor yang dimulai
pada tahun 1900.
● Teori Organisasi Neoklasik adalah Teori yang menekankan pada pentingnya aspek
psikologis dan sosial, baik sebagai individu dan kelompok dalam lingkungan kerja. Teori
Neoklasik adalah teori/aliran hubungan manusia (The Human Relation Movement).
Dalam pembagian kerja, diperlukan hal-hal berikut yang telah dikemukakan teori
neoklasik antara lain sebagai berikut :
1. Partisipasi, yaitu melibatkan setiap orang dalam proses pengambilan keputusan
2. Perluasan kerja, yaitu sebagai kebalikan dari pola spesialisasi
3. Manajemen bottom-up, yang akan memberikan kesempatan para junior untuk
berpartisipasi dalam pengambilan keputusan manajemen puncak.
● Teori Organisasi Modern adalah teori yang bersifat terbuka dimana semua unsur
organisasi satu kesatuan yang saling ketergantungan. Teori modern dipelopori oleh
Herbert Simon yang ditandai dan dimulai disaat berakhirnya gerakan contingency.
Teori modern disebut juga sebagai analisa system pada organisasi yang merupakan
aliran ketiga terbesar dalam teori organisasi dan manajemen. Sistem terbuka yang
dipelopori Katz dan Robert kahn dalam bukunya “the social psychology of
organization”. yang menjelaskan dalam bukunya mengenai keunggulan sistem
terbuka.
Struktur Organisasi
Pada umumnya, suatu organisasi formal mempunyai struktur yang jelas dan nyata yang
tersusun atas pemimpin atau ketua, sekretaris, bendahara, ketua bidang dan anggota bidang.
Untuk organisasi yang lebih gemuk dalam strukturnya menambahkan wakil pada setiap
presidium seperti wakil ketua, wakil sekretaris, wakil bendahara, wakil ketua bidang.
Dalam struktur organisasi, memiliki nama struktur yang berbeda-beda tergantung dari
kesepakatan orang-orang yang ada dalam organisasi tersebut, karena terdapat nama struktur
dalam sebuah organisasi dimana ketua bidang setara dengan koordinator bidang, tetapi
semuanya memiliki kesamaan.
Kemudian, pada organisasi berbasis perusahaan tentunya memiliki struktur yang
berbeda-beda seperti ada direktor komisaris, direktor, manajer, supervisor, konsultan, anggota
dan yang lainya.
Pentingnya Organisasi
Dewasa ini, perkembangan dinamika sosial (masyarakat) yang semakin rumit hadir
didalam masyarakat menuntut kepada setiap individu untuk bisa melakukan proses adaptasi
agar tidak menjadi hambatan dalam mewujudkan tatanan masyarakat ideal
Hanya saja dalam mewujudkan tatanan masyarakat ideal perlu adanya kesatuan
pahaman, namun di realitasnya ternyata setiap individu memiliki pandangan tersendiri
mengenai tatanan yang ideal seperti apa yang mesti dilakukan dalam masyarakat. Banyaknya
individu seperti inilah yang akhirnya membuat pergolakan dalam masyarakat semakin rumit
sehingga menimbulkan persengketaan yang berkepanjangan dalam ranah sosial, salah satu
contohnya seseorang akan memberikan reaksi negatif terhadap individu lain ketika berbeda
pandangan (idea) dan kelompok (organisasi), bisa kita lihat adanya tawuran antara pendukung
kelompok A dan kelompok B.
Manfaat Organisasi
Mengikuti dan menjadi anggota dalam organisasi memiliki manfaat antara lain sebagai
berikut :
1. Tercapainya sebuah tujuan
2. Melatih mental bicara di publik
3. Mudah memecahkan masalah
4. Melatih leadership
5. Memperluas pergaulan
6. Kuat dalam menghadapi tekanan
7. Meningkatkan wawasan dan pengetahuan
8. Membentuk karakteristik dengan seseorang
9. Mampu dalam mengatur waktu dengan baik
10. Sebagai ajang dalam pembelajaran kerja yang sebenarnya.

SELAMAT DATANG, SELAMAT
BERGABUNG DI ORGANISASI IPMAMI DAN IPMAP. ADIK-ADIK
TAHUN ANGKATAN 2017-2018 TUHAN YESUS MEMBERKATI,
AMOLONGGO,NIMAO, KOYAO WAWAWA.

Malang Tgl 3 juni 2019
Editor by jemi detikcom

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEJARAH ORGANISASI IPMAP KORWIL MALANG, JAWA TIMUR